Perseteruan itu dimulai pada Maret 2010 lalu. Saat Vince Zampella, Chief Executive Officer, dan Jason West sebagai pencetus studio Infinity Ward dipecat oleh Activision dengan alasan yang tidak jelas.
Kedua orang yang punya andil besar dalam pembuatan Call of Duty pun menganggap pemecatan ini dilakukan untuk menghilangkan bonus kesuksesan mereka senilai USD 36 juta yang seharusnya dibayarkan oleh Activision. Dan ketika dihitung dari penjualan Call of Duty secara keseluruhan, bonus tersebut pun harusnya naik hingga USD 1 miliar.
Tentu saja hal ini ditampik oleh Activision yang balik menuduh bahwa Zampella dan West telah melakukan 'perselingkuhan' dengan Electronics Arts (EA) dan membawa serta orang-orang terbaik di Infinity Ward yang sudah lama dibiayai Actvision.
Ya, kini Zampella dan West memang sudah membuat studio sendiri bernama Respawn Entertainment yang saat ini tengah menggarap beberapa game untuk EA.
Seperti yang dilansir seattleepi, Jumat (1/6/2012) tidak disebutkan berapa nilai yang harus dibayarkan Activision untuk menutup perseteruan ini. Namun kedua belah pihak menyatakan sudah mencapai titik temu.
( eno / rns )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
01 Jun, 2012
-
Source: http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/590267/s/1fe88bce/l/0Linet0Bdetik0N0Cread0C20A120C0A60C0A10C1147240C1930A2540C6540Cactivision0Eberdamai0Edengan0Epembuat0Ecall0Eof0Eduty/story01.htm
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com


0 komentar:
Posting Komentar
SIlakan sampaikan komentar anda dengan sopan dan jangan spam.