"Anda tak perlu membayar untuk menang, semua item di toko hanyalah kosmetik dan tidak mempengaruhi jalannya permainan," tegas Gabe Newell, pendiri Valve, beberapa waktu lalu di blog Dota 2.
Pernyataan tegas bos Valve itu sekaligus menepis kabar yang menyebut jika Dota 2 berbayar. Tapi tetap saja untuk menghasilkan uang harus ada beberapa sistem yang diterapkan dalam game tersebut dan valve menyebut sistem ini sebagai Microtransaction.
Tidak seperti game online lainnya, microtransaction tidak menyediakan hero untuk diperjualbelikan, yang ditawarkan hanyalah soal kustomisasi para karakter. Fitur ini sebelumnya pernah diperkenalkan dalam Team Fortress 2 hanya saja ada beberapa peningkatan.
Di sini Valve akan membuka Steam Workshop agar para pemain bisa mengirimkan desain karakter hasil karyanya. Jika beruntung, desain tersebut akan dijual di 'toko' Dota 2 dan hasil penjualannya akan dibagi dengan Valve.
"Membeli item bukanlah jalan satu-satunya untuk mendapatkan barang baru, pemain juga bisa mengumpulkan point melalui pertempuran yang bisa ditukarkan," tulis Newell, seperti dikutip detikINET dari blog Dota 2, Jumat (1/6/2012).
Jadwal peluncuran Dota 2 memang masih misteri, namun dengan diungkapkannya sistem microtransaction ini bukan tidak mungkin game yang telah lama dinanti itu akan muncul dalam waktu dekat.
( eno / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
01 Jun, 2012
-
Source: http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/590267/s/1fe97adc/l/0Linet0Bdetik0N0Cread0C20A120C0A60C0A10C14150A40C1930A4110C6540Cfitur0Eplus0Eplus0Edi0Edota0E20Ebagi0Eyang0Eberbayar/story01.htm
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com


0 komentar:
Posting Komentar
SIlakan sampaikan komentar anda dengan sopan dan jangan spam.