Berdasarkan laporan kinerja keuangan perseroan, Jumat (1/6/2012), kerugian itu diakibatkan pendapatan usaha yang turun menjadi hanya Rp 614,35 miliar di tiga bulan pertama tahun ini, dari sebelumnya tahun lalu Rp 830,9 miliar.
Pendapatan yang turun cukup banyak adalah di pos pendapatan telekomunikasi, yaitu dari Rp 717,9 miliar menjadi Rp 526,6 miliar. Sedangkan beban usaha perseroan ikut turun menjadi Rp 696,97 miliar, dari sebelumnya Rp 704,98 miliar di triwulan I-2011.
Dengan demikian, anak usaha grup Bakrie membukukan rugi usaha Rp 170,37 miliar dari sebelumnya Rp 12,96 miliar. Kerugiannya membumbung akibat adanya rugi selisih kurs, padahal sebelumnya emiten berkode BTEL itu dapat laba selisih kurs.
Rugi kurs perseroan mencapai Rp 56,46 miliar, sementara laba kurs tahun sebelumnya mencapai Rp 115,87 miliar.
( ang / rou )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
01 Jun, 2012
-
Source: http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/590267/s/1fea2a2f/l/0Linet0Bdetik0N0Cread0C20A120C0A60C0A10C1626510C1930A6380C3280Ckerugian0Ebakrie0Etelecom0Emelonjak0E765/story01.htm
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com


0 komentar:
Posting Komentar
SIlakan sampaikan komentar anda dengan sopan dan jangan spam.